21 May 2007

Backup Data Linux Memanfaatkan Share Direktori WindowsXP

Kapasitas harddisk yang besar-besar sungguh sangat disayangkan jika hanya digunakan untuk menyimpan lagu-lagu mp3. Alangkah baiknya jika digunakan untuk keperluan backup data server linux. Namun sayangnya, Operating Systemnya berbeda :(
Yach... OS yang dipakai ternyata WindowsXP, lalu bagaimana caranya?
Manfaatkan share folder and directory service milik windows.

Adapun tahapan-tahapannya adalah sbb:

Share folder
- Buat folder data pada drive c
* Masuk My Computer -> Drive C -> File -> New -> Folder
* Beri nama dengan data
- Share folder data yang barusan dibuat
* Klik kanan pada folder data -> sharing and security -> sharing
* Pada bagian Network sharing and security aktifkan:
- Share this folder on the network
share name : data
- Allow network users to change my files
* Ok
Tahapan share folder selesai

Mounting share folder pada server linux
- Masuk sebagai super user root
- Ubah kepemilikan file smbmnt dan smbmount untuk mengijinkan user biasa
# chmod +s /usr/bin/smbmnt
# chmod +s /usr/bin/smbmount
- Login sebagai user biasa dan lakukan proses mount pada folder samba
$ mkdir samba
$ smbmount //atos/data /home/widodo/samba/ -o password=''
catatan:
- atos adalah nama komputer WindowsXP bisa dilihat dengan cara:
MyComputer -> Klik kanan -> properties -> Computer name -> Full Computer Name
- data adalah nama share dari folder data ( c:\data)
- password='' maksudnya tidak ada password
- Cek hasilnya dengan perintah df
$ df
//atos/data 4883712 4183808 699904 86% /home/widodo/samba
- Lakukan test copy file sembarang ke folder /home/widodo/samba
$ cp test.txt /home/widodo/samba
- Lihat pada komputer windows apakah file tersebut ada
- Lakukan proses umount
$ smbumount /home/widodo/samba

Membuat bash scripting untuk melakukan proses backup
- Buat file backup
$ vi backup.sh
- Isi dengan
#!/bin/bash
smbmount //atos/data /home/widodo/samba -o password=''
tar czvf data.tgz *.dat
cp data.tgz /home/widodo/samba
smbumount /home/widodo/samba
- Simpan dan ubah menjadi file excutable
$ chmod +x backup.sh
- Selesai dan selamat mencoba


Sumber: dari berbagai sumber

18 May 2007

Automatic FTP Dengan Menggunakan Batch File

Terkadang untuk melakukan perintah ftp lewat command prompt dengan mengetikkan beberapa baris perintah sangat merepotkan, terlebih jika hal itu dilakukan tiap hari dan berulang-ulang untuk keperluan tertentu (sungguh sangat menjengkelkan dan menghabiskan waktu).

Tulisan berikut ini akan membahas bagaimana membuat batch file pada lingkungan windows untuk membuat otomatisasi perintah ftp. Pada kesempatan kali ini akan dicontohkan bagaimana mengambil file test.txt pada server ftp (192.168.0.200) pada jaringan lokal dengan menggunakan batch file ambil.bat.

Server ftp
IP : 192.168.0.200
OS : Fedora Core Release 3 (Heidelberg)
Username : widodo
Password : password
Homedir : /home/widodo
filename : test.txt

Terminal/Client ftp
IP : 192.168.0.1
OS : Windows XP
Direktori : "d:\data"


Langkah-langkah pembuatan

- Buat file configurasi dengan nama ftp.cfg menggunakan perintah edit

d:\data> edit ftp.cfg

- Isi dengan

open 192.168.0.200
widodo
password
bin
mget test.txt
quit

- Test dengan menjalankan perintah

d:\data> ftp -i -s:ftp.cfg

ftp> Connected to 192.168.0.200.

open 192.168.0.200
220 (vsFTPd 2.0.1)
User (192.168.0.200:(none)):
331 Please specify the password.

230 Login successful.
ftp> ftp>
bin
200 Switching to Binary mode.
ftp> mget test.txt
200 Switching to Binary mode.
200 PORT command successful. Consider using PASV.
150 Opening BINARY mode data connection for test.txt (11 bytes).
226 File send OK.
ftp: 11 bytes received in 0.00Seconds 11000.00Kbytes/sec.

ftp> quit
221 Goodbye.

d:\data> dir test.txt

Volume in drive D has no label.
Volume Serial Number is 38E6-0D5F

Directory of D:\data

05/18/2007 09:45 AM 11 test.txt
1 File(s) 11 bytes
0 Dir(s) 713,822,208 bytes free

Terlihat bahwa perintah ftp telah berhasil dijalankan dan file test.txt berhasil diambil

- Buat batch file dengan nama ambil.bat

d:\data> edit ambil.bat

- Isi dengan

ftp -i -s:ftp.cfg

- test dengan menjalankan langsung dalam prompt, jika berhasil tinggal dibuatkan shortcut
aja di desktop.


Selamat Mencoba :)

Sumber: Dari berbagai sumber

03 May 2007

Pakai Smbclient Buat Kirim Pesan ke Windows


Kemarin ada tugas buat kirim pesan ke komputer user jika server speedy putus. Server speedy berfungsi sebagai gateway dan memakai linux, sedang komputer user memakai OS windowsXP.
Bingung juga awalnya, tapi setelah cari kesana-sini pakai Mr. Google akhirnya ketemu solusinya. Yaah... ternyata di linux ada "smbclient",tool yang sangat powerful untuk sekedar mengirim pesan ke komputer berOS windows. Smbclient merupakan bawaan dari paket samba client dimana setiap distro pasti menyediakan paket tersebut.

Caranyapun cukup simple dan sederhana:

smbclient -M netbiosname
...... ..................... ==> tulis pesan disini lalu akhiri dengan ctrl+D

atau bisa juga dengan cara

echo "Halooooo apa kabar?" | smblient -M netbiosname

netbiosname adalah nama komputer windows di jaringan
Syarat lainnya agar komputer windows bisa menerima pesan dari linux, di komputer windows harus sudah terinstall program net messenger. Pada waktu itu dipakai program WinMessenger21.exe yang bisa didownload disini

Selamat mencoba

sumber: dari berbagai sumber